NYARIS 1 JUTA JAMAAH DALAM SEHARI

Masjid al-Haram mencatat sejarah baru pada Ramadhan 1447H / 2026. Sebanyak 904.000 jamaah dan peziarah umrah tercatat berada di kawasan masjid suci dalam satu hari, tepatnya pada Sabtu, 4 Ramadhan 1447H.


Angka ini menjadi jumlah kehadiran harian tertinggi sepanjang sejarah Masjidil Haram.

Lonjakan signifikan ini terjadi bertepatan dengan akhir pekan pertama Ramadhan—periode yang dikenal sebagai salah satu puncak kedatangan jamaah dari berbagai negara untuk menunaikan umrah sekaligus memperbanyak ibadah.


Data mencatat, total jamaah mencakup mereka yang melaksanakan umrah, mengikuti shalat lima waktu, serta menjalankan ibadah sunnah seperti shalat Tarawih dan tilawah Al-Qur’an di area masjid. Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), capaian ini melampaui rekor harian sebelumnya di bulan Ramadhan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan tren peningkatan jumlah jamaah yang terus berlanjut dari tahun ke tahun.


Dalam menghadapi lonjakan besar ini, otoritas pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menerapkan sistem manajemen kerumunan secara menyeluruh. Seluruh area—mulai dari ruang shalat, jalur pejalan kaki, hingga halaman masjid—dimaksimalkan penggunaannya. Meski jumlah jamaah sangat besar, operasional tetap berjalan tertib dan lancar.


Pencapaian ini juga menjadi indikator keberhasilan berbagai proyek perluasan dan peningkatan fasilitas di Masjidil Haram, yang secara signifikan meningkatkan kapasitas serta kenyamanan bagi para jamaah. Lonjakan di awal Ramadhan ini kembali menegaskan posisi Makkah sebagai pusat ibadah umat Islam dunia, dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat setiap tahunnya.


Sumber:

Himpuh News

Saudi Press Agency (SPA)