Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah menyiapkan layanan bus shuttle khusus selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kebijakan ini dihadirkan untuk mengantisipasi lonjakan jamaah dan peziarah, sekaligus mempermudah mobilitas menuju kawasan Masjid Nabawi dan Masjid Quba yang menjadi pusat aktivitas ibadah selama Ramadhan.Layanan transportasi massal ini diumumkan oleh Madinah Region Development Authority melalui proyek Bus Madinah. Bus shuttle akan beroperasi secara sirkuler dari sejumlah titik strategis di kota Madinah, dengan tujuan utama mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota yang biasanya meningkat signifikan pada musim Ramadhan.


Pengoperasian bus shuttle ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah, khususnya saat waktu-waktu ibadah utama. Selain sebagai solusi mobilitas, layanan ini juga dirancang untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih tertata, aman, dan efisien selama periode padat kunjungan. Dalam rencana operasionalnya, bus shuttle akan melayani rute khusus yang menjangkau berbagai kawasan utama, antara lain kawasan perumahan King Fahd, Stasiun Kereta Cepat Haramain, Stasiun Syazhah, Distrik Al-Khalidiyah, kawasan Sayyid Asy-Syuhada, Fakultas As-Salam, stadion olahraga, hingga area taman kota. Terdapat pula rute vital yang menghubungkan kawasan Al-‘Aaliyah dengan Masjid Quba, guna memudahkan jamaah mengunjungi salah satu masjid bersejarah di Madinah tersebut.


Keberadaan bus berkapasitas besar ini dinilai krusial, mengingat Madinah setiap Ramadhan menerima jutaan jamaah dari dalam dan luar Arab Saudi. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi, diharapkan kemacetan, waktu tempuh, serta kebutuhan lahan parkir di sekitar kawasan masjid dapat ditekan. Selain itu, kebijakan ini juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.


Peluncuran layanan bus shuttle Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan bagi jamaah, sejalan dengan agenda Saudi Vision 2030 dan Program Pelayanan Tamu Allah. Otoritas Madinah menegaskan komitmennya untuk menerapkan standar keselamatan dan kenyamanan tertinggi, termasuk pengaturan jadwal yang akurat agar waktu tunggu dapat diminimalkan. Dengan dukungan fasilitas transportasi yang semakin tertata, diharapkan jamaah dapat menjalankan ibadah Ramadhan di Madinah dengan lebih tenang, nyaman, dan khusyuk, tanpa terbebani oleh kendala akses dan mobilitas.


Sumber:

HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji)

Saudinews 50