UMROH PLUS THAIF REGULER

Deskripsi

Bersama Ust. Subhan Bawazier
Sepeninggal Abu Thalib dan Khadijah Radhiyallahu anha, gangguan kaum Quraisy terhadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam semakin meningkat. Kaum Quraisy tak peduli dengan kesedihan yang tengah menghinggapi diri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Hingga akhirnya, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memutuskan keluar dari Mekkah untuk menuju Thaif. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berharap penduduk Thaif mau menerimanya.

Harapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ternyata tinggal harapan. Penduduk Thaif menolak Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mencemoohnya, bahkan mereka memperlakuan secara buruk terhadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Kenyataan ini sangat menggoreskan kesedihan dalam hati Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Maka beliaupun kembali ke Mekkah dalam keadaan sangat sedih, merasa sempit dan susah.

Keadaan ini diceritakan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam saat ditanya oleh istri tersayang, yaitu ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma :

هَلْ أَتَى عَلَيْكَ يَوْمٌ كَانَ أَشَدَّ عَلَيْكَ مِنْ يَوْمِ أُحُدٍ قَالَ لَقَدْ لَقِيتُ مِنْ قَوْمِكِ مَا لَقِيتُ وَكَانَ أَشَدَّ مَا لَقِيتُ مِنْهُمْ يَوْمَ الْعَقَبَةِ إِذْ عَرَضْتُ نَفْسِي عَلَى ابْنِ عَبْدِ يَالِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ فَلَمْ يُجِبْنِي إِلَى مَا أَرَدْتُ فَانْطَلَقْتُ وَأَنَا مَهْمُومٌ عَلَى وَجْهِي فَلَمْ أَسْتَفِقْ إِلَّا وَأَنَا بِقَرْنِ الثَّعَالِبِ فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا أَنَا بِسَحَابَةٍ قَدْ أَظَلَّتْنِي فَنَظَرْتُ فَإِذَا فِيهَا جِبْرِيلُ فَنَادَانِي فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ وَمَا رَدُّوا عَلَيْكَ وَقَدْ بَعَثَ إِلَيْكَ مَلَكَ الْجِبَالِ لِتَأْمُرَهُ بِمَا شِئْتَ فِيهِمْ فَنَادَانِي مَلَكُ الْجِبَالِ فَسَلَّمَ عَلَيَّ ثُمَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنْ شِئْتَ أَنْ أُطْبِقَ عَلَيْهِمْ الْأَخْشَبَيْنِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا

“Apakah pernah datang kepadamu satu hari yang lebih berat dibandingkan dengan saat perang Uhud?”

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Aku telah mengalami penderitaan dari kaummu. Penderitaan paling berat yang aku rasakan, yaitu saat ‘Aqabah, saat aku menawarkan diri kepada Ibnu ‘Abdi Yalîl bin Abdi Kulal, tetapi ia tidak memenuhi permintaanku. Aku pun pergi dengan wajah bersedih. Aku tidak menyadari diri kecuali ketika di Qarnust-Tsa’âlib, lalu aku angkat kepalaku. Tiba-tiba aku berada di bawah awan yang sedang menaungiku. Aku perhatikan awan itu, ternyata ada Malaikat Jibril q , lalu ia memanggilku dan berseru: ‘Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mendengar perkataan kaummu kepadamu dan penolakan mereka terhadapmu. Dan Allah Azza wa Jalla telah mengirimkan malaikat penjaga gunung untuk engkau perintahkan melakukan apa saja yang engkau mau atas mereka’. Malaikat (penjaga) gunung memanggilku, mengucapkan salam lalu berkata: ‘Wahai Muhammad! Jika engkau mau, aku bisa menimpakan Akhsabain’.” [1]

Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “(Tidak) namun aku berharap supaya Allah Azza wa Jalla melahirkan dari anak keturunan mereka orang yang beribadah kepada Allah semata, tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun jua”. [HR Imam al-Bukhâri dan Imam Muslim]. 

Hotel:

Rayyana Ajyad

  • Location: Makkah
  • Hotel Bintang :
  • Check in : 23 Feb 20, 14:00
  • Check out : 27 Feb 20, 12:00

Gloria Al Madinah Al Fayroz Al Massi

  • Location: Medinah
  • Hotel Bintang :
  • Check in : 27 Feb 20, 14:00
  • Check out : 2 Mar 20, 12:00

Rooms

QUAD :

Rp27.000.000,-

TRIPLE :

Rp27.650.000,-

DOUBLE :

Rp28.650.000,-

Flights:

GA980 - Garuda Indonesia

  • From Soekarno–Hatta International Airport, Jakarta at 23 Feb 20, 11:30
  • To King Abdulaziz International Airport, Jeddah at 23 Feb 20, 17:30

GA961 - Garuda Indonesia

  • From Medina Prince Mohammad bin Abdulaziz Airport, Medina at 2 Mar 20, 23:20
  • To Soekarno–Hatta International Airport, Jakarta at 3 Mar 20, 12:50

Itinerari:

  • JAKARTA - JEDDAH (23 Dec 20)

    JAKARTA – JEDDAH – MAKKAH
    Kumpul Terminal 3
    Check in / Boarding pesawat 
    Jakarta – Jeddah       
    Tiba di Jeddah
    Jeddah – Mekkah  
    Check in Hotel / Persiapan Umroh
    Umrah ( Thawaf – Sa’i – Tahalul )

    KETERANGAN ;  | Restoran “ZUKAVIA” ( Lantai 1 )    GA0980  Miqot di Yalamlam ( 30 menit sebelum mendarat )  
    Hotel Rayyana Ajyad 
  • MEKKAH (24 Dec 20)

    Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram
    Kajian ( waktu & tempat disesuaikan )
  • MEKKAH (25 Dec 20)

    Kumpul di Lobby Hotel
    City Tour Makkah
    Kajian ( waktu & tempat disesuaikan ) 
  • MEKKAH (26 Dec 20)

    Kumpul di Lobby Hotel
    Berangkat menuju Thaif
    Makan siang dan sholat di Thaif 

    KETERANGAN ; City Tour Taif
  • MEKKAH - MADINAH (27 Dec 20)

    Barang-barang sudah siap di depan kamar masing-masing
    Setelah makan siang Check out Hote
    Langsung menuju Madinah
    Check in Hotel
    Ziarah ke makam Rasulullah, Umar, Abu Bakar Raudhah
    Ziarah ke makam Baqi’ ( bagi jamaah laki-laki )

    KETERANGAN ;  Hotel Rayyana Ajyad ,
    Jamaah wanita dibimbing Muthawifah 
  • MADINAH (28 Dec 20)

    Kumpul di Lobby Hotel
    Berkunjung ke Musium Al Qur’an di Pintu 5 Masjid Nabawi
    Sholat Jum’at di Masjid Nabawi
    Kajian ( waktu & tempat disesuaikan )

    KETERANGAN ; Hotel Gloria Madinah
  • MADINAH (29 Dec 20)

    Kumpul Lobby Hotel
    Ziarah kota Madinah & berkujung ke Masjid Quba, Pasar Kurma,& Jabal Uhud
    Kajian ( waktu & tempat disesuaikan 

    KETERANGAN ; ZIARAH
  • MADINAH (30 Dec 20)

    Sholat Ashar di Lokasi Tabligh Akbar 
    Tabligh Akbar, dilanjutkan Sholat Magrib, & Isya
    Jama’ah menuju ke Hotel 

    KETERANGAN ; Tabligh Akbar
  • MADINAH - JAKARTA (31 Dec 20)

    Barang harus sudah siap di depan kamar masing-masing
    Check out Hotel
    Menuju Bandara
    Penerbangan Jakarta

    KETERANGAN :  Persiapan Checkout Hotel Gloria Madinah, Bandara MOHAMMAD BIN ABDUL AZIZ, GA0961
  • JAKARTA (1 Jan 21)

    InsyaAllah tiba di Jakarta pukul 12.50

    KETERANGAN :  Bandara Soekarno Hatta Jakarta terminal 3